Menyebut atau membaca kata Maiyah, pasti angan dan benakku terlintas sosok yang bernama Emha Ainun Nadjib. Sosok yang begitu di gemari dan digondheli banyak jama’ah maiyah, yang tentu terus belajar dari sosok suri tauladan dan panutan umat islam, yakni Kanjeng Nabi Muhammad SAW, dengan konsep segitiga cinta Jamaah Maiyah.

Nandur kebecikan tanpa pamrih dan berharap selalu menjadi benih yang disebar oleh Mbah Nun. Bagaimana tidak? Beliau sudah melakoni hal itu sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Kebecikan berupa benih ilmu, gagasan, konsep, regulasi, dan bentuk-bentuk prinsip lainya.

Dengan lingkaran sekala besar maupun sekala kecil di simpul-simpul Maiyah. Mbah Nun selalu menekankan untuk belajar, membaca, mengamati, mengenali, memahami dan mengenali di lingkup ruang hidup kita sendiri. Baik yang material atau nonmaterial, baik yang ada maupun yang ghaib, baik bentuk rasa maupun bentuk fikiran.

Pola-pola yang dilakoni oleh kehidupan mbahnun yang dapat kita ambil dari sosok Mbah Nun sangat begitu kompleks. Baik dari perspektif sudut, sisi, lingkar, jarak batas pandang beliau.

Dari seluruh yang teraplikasikan di dalam diri, sangat banyak hal yang harus dikenali dan dimaknai. Begitu hal yang Mbah Nun ajak pada semua Jamaah Maiyah.

Manusia memang tidak bisa berdiri sendiri dengan kokoh. Oleh sebab itu manusia perlu sangat untuk bersinergi, berkolaborasi, gotong royong, tolong menolong, kasih mengkasihi, dan sayang menyayangi. Oleh sebab itu Mbah Nun membentuk suasana belajar yang disebut “Sinau Bareng” dengan berbagai tema atau permasalah atau mimpi hidup yang harus dipecahkan dan digapai bersama-sama, baik sekala kecil maupun besar.

Disanalah saling mengisi ruang-ruang kosong, optimisme, refleksi, dan mimpi-mipi kedepan. Futurisme yang mencakup dunia dan akhirat.

Pola-pola yang di tebar Mbah Nun lebih merefleksikan kehidupan pribadi dari waktu ke waktu untuk lebih baik. itu yang saya perlu ambil dan tanam.

Wsb, 010420
#MILADSABAMAIYA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *