Bismillah; walhamdulillah wa shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah amma ba’du.

Untuk mengawali menulis tulisan ini, terlebih dahulu saya tawashul kepada para guru – guru; wa bilkhusus kepada Simbah Emha Ainun Najib wa ahli baitih. Atas wasilah – perantara beliau, saya masih semangat untuk sinau; sinau hidup, sinau menjadi manusia, sinau sabar,ikhlas,kritis, dan sinau – sinau yang lainnya.

Selanjutnya; kenapa saya memberi judul “Ber – Maiyah Itu Indah”?. Bagi saya pribadi, saat saya menghadiri majelis – majelis Maiyah; baik di Lingkar SabaMaiya khususnya, ataupun di Mocopat Syafaat (walau baru beberapa kali), serta di acara – acara Sinau Bareng bersama Simbah (Mbah Nun); saya merasa nyaman dan “bebas berargumen” serta “bebas berpenampilan”. Maiyah adalah sebuah tempat kebersamaan – paseduluran, Maiyah adalah sebuah kelompok kesetaraan, Maiyah adalah forum kebebasan, Maiyah adalah jamaah yang indah walau tanpa jam’iyyah, dan; Maiyah adalah majelis ilmu dan laku.
Selain daripada itu bagi saya sendiri, Maiyah adalah sebagai obat; obat jiwa dan obat raga. Sebagai obat jiwa, karena di Maiyah saya diajarkan untuk selalu sinau; ” merguru” tidak “menggurui”. Sebagai obat raga, (beberapa pengalaman) saat ber – Maiyah saya sakit saya tersembuhkan.

Dulu, waktu saya sakit parah; (setiap hari – selama satu minggu lebih; mengeluarkan darah dari mulut hingga 2 gelas) yang mana dokter menganjurkan untuk istirahat total dan tidak boleh keluar malam; saya nekat untuk berangkat melingkar bersama teman – teman “SabaMaiya” di Situs Watu Gong Sawangan – Tumenggungan, dan dengan niatan dari rumah untuk berobat dan silatirahim; Alhamdulillah…, tidak lama kemudian penyakit saya sembuh.
Pengalaman selanjutnya; waktu saya sedang masuk angin, dan kebetulan bertepatan dengan tanggal 17, seorang teman mengajak – memaksa untuk menemani berangkat ke acara Mocopat Syafaat. Awalnya saya menolak, namun karena saya niatkan untuk berobat; dan niat untuk menyenangkan teman, akhirnya saya pun berangkat. Naik motor, udara dingin; walau masuk angin tetap saya nikmati. Sampai di lokasi; Alhamdulillah.., badan saya sehat kembali.

Wa ba’du…

Saya ucapkan “Selamat Milad ke – 4 Untuk SabaMaiyah”. Semoga tetap Hepibesde!

Juga saya sampaikan banyak – banyak terima kasih kepada para senior dan teman – teman yang telah membimbing selama ini.

Wabil khusus lagi; Syaikhina wa murabbi ruuchina Simbah Emha Ainun Najib, yang telah mencurahkan segenap piwulang.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *